Dapat Hibah Tanah, Wabup Hingga Camat Jalan Kaki 2 Km

PRINGSEWU – Warga Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu telah menghibahkan sebagian tanahnya secara sukarela kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu untuk dibangun jalan tembus menuju komplek perkantoran Pemkab.

Tanah hibah masyarakat Pekon Podomoro untuk pembangunan jalan tersebut panjangnya mencapai 2 km, dengan lebar bervariasi mulai 6 hingga 7 dan 8 meter.

Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu Relawan, S.E., Kadis PU dan Perumahan Rakyat Andi Purwanto, S.T., Camat Pringsewu Drs.Nang Abidin Hasan, Danramil Pringsewu Kapten Inf. Redi Kurniawan, Kabag Kesra M.Faozan, Kepala Pekon Podomoro Hendri Sutarwan beserta babinsa dan pamong pekon setempat, serta sejumlah wartawan, Senin (1/10) meninjau dan menelusuri lokasi lahan yang dihibahkan warga setempat.

Dengan berjalan kaki sejauh 2 km, rombongan menyusuri pematang sawah dan kebun warga. Ddimulai dari depan Perumahan Perdana Village Podomoro hingga belakang komplek perkantoran Pemkab Pringsewu.

Menurut Kepala Pekon Podomoro Hendri Sutarwan, warganya sebetulnya telah menghibahkan sebagian tanahnya kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu pada era Penjabat Bupati Pringsewu pertama Masdulhaq tahun 2010 silam untuk dibuatkan jalan tembus menuju komplek perkantoran Pemkab Pringsewu. Hibah tanah ini sebelumnya didahului dengan musyawarah antarwarga.

“Panjang seluruhnya yang sudah dihibahkan mencapai 2.000 meter dengan lebar dari titik tengah masing-masing 3 meter kiri dan kanan, atau 6 meter, bahkan bervariasi ada yang 7 dan 8 meter, dimulai dari depan Perumahan Perdana Village Podomoro hingga titik batas wilayah Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, yang dahulu masih wilayah Pekon Yogyakarta. Sementara sisanya sepanjang 500 meter hingga perkantoran Pemkab Pringsewu, belum dibebaskan karena masuk wilayah Pekon Klaten,” jelasnya.

Oleh karena itu, Hendri meminta pihak Pemkab Pringsewu dapat segera merespon dan menindaklanjuti permintaan masyarakat atas tanah hibah masyarakat Pekon Podomoro tersebut, untuk dapat dibuatkan jalan menuju komplek perkantoran Pemkab Pringsewu, karena dapat memangkas jarak tempuh dan mempersingkat waktu tempuh.

“Dari Podomoro menuju Kantor Bupati Pringsewu hanya berjarak 2,5 kilometer, sehingga nantinya jika sudah dibuka jalan ini, masyarakat yang dari arah Podomoro dan sekitarnya tidak perlu memutar melalui Kota Pringsewu, sehingga hal tersebut akan dapat memperlancar transportasi masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. berjanji akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Apalagi masyarakat dengan sukarela telah menghibahkan sebagian tanahnya kepada pemerintah tanpa ganti rugi, untuk selanjutnya dapat dibangun jalan.

“Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Tentu Pemerintah Kabupaten Pringsewu memberikan apresiasi dan menjadi perhatian kita, atas pengorbanan warga tersebut. Pertama-tama akan kita telusuri dan kita pelajari dahulu proses pelimpahan tanah tersebut menjadi aset pemda, serta meminta bukti tertulis berupa surat hibah. Apalagi ini sebetulnya sudah lama sekali, sudah delapan tahun yang lalu. Kita tunggu hasil kajian, yang jelas permintaan warga agar dibangun jalan, akan diupayakan. Mengenai kapan waktunya, tentu harus melalui proses dan aturan yang ada. Lebih cepat lebih baik,” tutupnya.(Adi)