Dapat Bonus Umroh dari Bupati, Nailul: Alhamdulillah ini Rezeki Saya di Hari Santri

LAMPUNG BARAT – Ribuan santri memadati Lapangan Yayasan Pendidikam Roudlotus Solihin Pekon Gunung Terang Kecamatan Air Hitam.

Mereka khidmat mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tingkat Kabupaten Lambar yang dipimpin langsung oleh Bupati, Parosil Mabsus.

Selain Bupati Lambar tampak Ketua DPRD Edi Novial,  S.Kom, Kasdim 0422 Lambar, Unsur Forkopimda, sejumlah Kepala OPD,  para kiai dan ribuan santri se-Lampung Barat.

“Sejarah membuktikan bahwa para santri bersama dengan pejuang lainnya mempunyai peran yang sangat penting dalam merebut kembali kedaulatan negara Republik Indonesia. Mereka yang ikut berjuang  dan mempunyai peran dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan RI antara lain: KH.  Hasyim asy’ari (NU), KH. Ahmad dahlan (Muhammadiyah), A. Hasan (Persis), Abdul Rahman (Matlaul anwar), Ahmad soorhati (Al-Irsyad),” kata Parosil dalam sambutannya.

Parosil berharap Santri tidak terbatas belajar ilmu agama saja. Namun ilmu pengetahuan umum, sains dan teknologi harus menjadi pelengkap yang harus dimiliki para santri. Hal  ini penting untuk mengikuti dan mengetahui perkembangan zaman, dengan tujuan pengetahuan para santri akan lebih komplit,

“Jangan sampai ketinggalan dan harus mampu mandiri dan memberikan harapan baru bagi kebangkitan ekonomi umat melalui etika dan ajaran yang selama ini di terapkan kaum santri yaitu kejujuran, amanah, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab,” harapnya.

Parosil juga berharap para santri dapat membangkitkan peradaban bangsa dengan menerapkan nilai-nilai kepesantrenan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga para santri khususnya yang berada di wilayah kabupaten Lampung Barat menjadi santri-santri yang benar-benar dapat diandalkan  yaitu santri yang berkarakter, Islami sekaligus ahli sunnah waljama’ah.

“Negeri ini akan aman dan damai apabila ulama, santri dan pemerintah senantiasa bersatu bergandengan tangan untuk membangun Lampung Barat menjadi daerah yang Baldatun Thoyibatun Warobbun Ghofur,” ucapnya.

Sebelum upacara ini dibubarkan, Parosil membuat kejutan. Dia meminta Komandan Upacara maju. Bupati kemudian menjanjikan bonus ibadah umroh bagi Komandan upacara di hari santri tersebut.

Selain mengumrohkan Komandan upacara, Parosil Juga memberangkatkan tiga orang santri peserta upacara melakukan jiarah kebangsaan bersama rombongan Bupati dan para tokoh masyarakat ke makan Bung Karno.

Adapun komandan upacara yang mendapat bonus Ibadah Umroh ke tanah suci yaitu, Nailul Akmal (25) tenanga honorer di lembaga pendidikan Raodlotus Sholihin. Kemudian yang berangkat dialog kebangsaan Iqbal idris (18) bersama dua temannya.

Nailul Akmal tidak pernah menduga dan tidak menyangka  akan berangkat Umroh. “Alhamdullilah ini berkah dari Allah dan rezeki saya di hari Santri melalui Pak Bupati bisa menunaikan ibadah ke Tanah Suci,” katanya.  (Jul)