AKBP Umi Fadillah Astutik : Metro Selalu di Hati

METRO – ‘Metro Selalu Dihati’ begitulah kutipan yang disampaikan mantan Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik dalam moment Open Welcome & Farewell Kapolres Metro yang berlangsung di Mapolres setempat, Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, Kota Metro berbeda dari penugasan yang sebelumnya ia emban. Dirinya bercerita, sebelum menjabat sebagai Kapolres Metro biasanya ia hanya bertugas di kantor dan tidak intens berhubungan dengan masyarakat.

“Metro ini berbeda dari penugasan saya sebelumnya. Saya keluar dari Mabes Polri ke Polres Metro ini bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat. Saya bisa bekerjasama dengan seluruh anggota polres dan langsung ke masyarakat, dan itu membuat hal yang berbeda sekali buat saya. Terus terang ini pekerjaan yang membuat saya tak bisa lupa, karena jauh berbeda dari sebelumnya. Langsung terjun ke masyarakat itu memberikan nilai tersendiri buat saya, karena ini tidak akan saya dapatkan lagi. Dan Metro selalu di hati, saya tak akan pernah bisa lupa, ini akan saya ingat dan saya kenang selamanya,” ucapnya menahan haru.

Selain itu, AKBP Umi Fadillah juga menitipkan Mapolres Metro kepada Kapolres AKBP Ganda M.H Saragih. Umi berharap, Kapolres yang baru dapat meneruskan program yang telah berjalan guna menjaga kondusifitas di Bumi Sai Wawai.

“Metro ini sudah dikenal dengan kondusifnya, dan ini harus terus di pelihara. Mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan juga bisa di teruskan dengan kapolres yang baru. Ada beberapa program juga yang tadi sudah saya sampaikan termasuk metro aman, dan itu harus di teruskan,” kata Umi.

Tak hanya itu, dirinya juga mengaku siap bila diberikan amanah untuk bertugas kembali di wilayah hukum Polda Lampung.

“Kalau Allah memberikan saya amanah untuk menjadi pejabat utama di Polda Lampung kenapa tidak, itu rezeki dari Allah dan tidak semua orang bisa mendapat itu. Artinya, yang dikasih dengan Allah akan saya terima dan saya akan terus bersilaturahmi,” pungkasnya

Sementara itu dari pantauan awak media terlihat, suasana penuh haru pecah ketika AKBP Umi Fadillah Astutik hendak meninggalkan Mapolres Metro dengan dikawal Voorijder Sat Lantas Polres setempat. (Arby)