BANDAR LAMPUNG – PLN ULP Wayhalim berjanji akan segera menindaklanjuti masalah kelistrikan yang terjadi di Perumahan Permata Biru, khususnya Blok D.
Begitu dikatakan Manager Gangguan Ir Agusta Yusuf pada Jhones, perwakilan warga baru-baru ini.
Dalam pertemuan itu, PLN berjanji akan melakukan pengurutan kabel. Dan k kemungkinan besar akan dibuatkan gardu tersendiri.
“Hari ini Tim Gangguan akan turun mengecek langsung ke lapangan,” katanya.
Warga sendiri mengancam akan melakukan aksi protes dan boikot apabila masalah ini tak kunjung selesai hingga 10 April 2026.
“Pengaduan demi pengaduan ini akan kami kawal agar benar-benar direspon pihak PLN ULP Wayhalim dan tidak mandek kedepannya,” ucap Jhones.
Sebelumnya warga Perumahan Permata Biru Sukarame, khususnya Blok D mengeluhkan padamnya listrik yang hampir terjadi setiap hari.
“Harusnya PLN lebih profesional terhadap pelanggannya. Mati lampu ini hampir tiap hari. Padahal warga & RT sudah tak terhitung laporan,” kata Cut Sherly, warga setempat.
Ia mengakui petugas lapangan memang datang memperbaiki saluran gangguan dan melaporkan ke operator ketika sudah menyala. Tapi hari berikutnya listrik kembali.padam.
“Pagi, siang, malam selalu mati lampu. Anak-anak mau belajar terganggu. Belum resiko kerusakan alat-alat elektronik, kulkas dan lainnya. Mau sampai kapan begini terus,” kata Cut Sherly.
Warga berharap ada kejelasan dari petugas soal lampu yang kerap padam.
“Karena apa lampu sering mati. Apa karena daya gak kuat. Apa harus ada penambahan tiang agar mati lampu seperti ini tak selalu terulang ???ungkap Rere warga lainnya. .
“Kan kami gak tau kalo tak ada koordinasi dan penjelasan dari pihak PLN sendiri. Petugas pencatat meteran rajin mengontrol dan kami warga pun sepertinya rajin membayar kewajiban. Tapi harus disertakan pelayanan yang maksimal dong. Masa iya seminggu bisa tiap hari. Bahkan sehari bisa 3 kali mati. Kalau mau dipadamkan ya semuanya saja satu perumahan ini jangan cuma blok kami (blok D) saja,” ungkap Roy warga lainnya sambil berharap PLN bisa lebih maksimal mengatasi dan tanggap perihal keluhan ini.
“Hari ini saja pagi-pagi sudah mati lampu. Padahal semalam sudah mati,” ungkapnya kesal. (*)




















