LAMPUNG – Mengusung misi keberlanjutan melalui pilar Environmental Sustainability, komunitas Green Hearts Indonesia sukses menyelenggarakan aksi bertajuk “Blue Carbon Action”. Berkolaborasi dengan Griya Biru Foundation, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (2/5/2026) di Kawasan Ekowisata Mangrove Cukunyinyi, Pesawaran.

Aksi lingkungan ini diikuti oleh 35 peserta dengan jangkauan yang luas, mulai dari relawan lokal, peserta asal Tangerang, hingga peserta internasional dari Bangladesh. Bersama-sama, mereka melakukan penanaman 100 bibit mangrove sebagai upaya nyata mitigasi perubahan iklim melalui penguatan ekosistem karbon biru.

Penanaman mangrove ini menjadi fokus utama karena peran vitalnya bagi bumi. Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai benteng alami untuk mencegah abrasi di wilayah pesisir, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap dan menyimpan karbon (Blue Carbon) hingga lima kali lebih banyak dibandingkan hutan daratan. Hal ini menjadikan ekosistem mangrove sebagai kunci utama dalam menjaga keseimbangan iklim global.

Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran dua sosok inspiratif, yakni Agita Nazara (Puteri Indonesia Lampung 2026 & Top 16 Puteri Indonesia 2026) serta Gregorius Manuel (Putera Bahari Indonesia Pariwisata 2024). Tak hanya ikut menanam, kedua guest star ini juga mengisi sesi Talkshow yang edukatif bagi para peserta. Keunikan acara semakin terlihat dengan adanya sesi Runway di tengah kawasan mangrove. Sesi ini menjadi ajang ekspresi bagi para peserta untuk menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan bisa dikemas secara kreatif dan menarik bagi generasi muda.

Founder Green Hearts Indonesia, Lucy Adi Tama, menjelaskan bahwa pilar environmental sustainability menjadi kompas utama dalam setiap gerakan mereka.

“Melalui pilar ini, kami ingin memastikan bahwa setiap aksi yang kami lakukan memiliki dampak jangka panjang yang berkelanjutan. Mangrove adalah investasi masa depan untuk pesisir kita. Kami berharap langkah awal ini menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli pada kelestarian alam,” ujar Lucy.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Griya Biru Foundation, yang memandang kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi positif dalam menjaga ekosistem pesisir.

Antusiasme peserta pun tampak sangat tinggi. “Sangat senang bisa bergabung pada kegiatan Blue Carbon Action, karena kegiatannya seru sekali dan juga nambah insight baru” ungkap salah satu peserta.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar semangat pelestarian lingkungan ini terus tumbuh dan menjadi gaya hidup yang menyenangkan di kalangan generasi muda.

(Iman/Rilis)