BANDARLAMPUNG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan cabang olahraga (cabor) anggar jelang keikutsertaan pada PON Bela Diri Manado.

Hal tersebut dibahas dalam pertemuan lanjutan dan evaluasi bersama pengurus cabor sebagai bagian dari kesiapan seluruh cabor bela diri Lampung.

Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat, menyampaikan anggar masuk dalam agenda penting pembinaan tahun ini. KONI telah mengantongi data prestasi atlet dan bersama pengurus cabor berupaya menyiapkan atlet secara optimal agar mampu bersaing di PON Bela Diri Manado.

Dalam evaluasi tersebut, KONI juga menindaklanjuti kendala utama yang dihadapi cabor anggar, yakni keterbatasan sarana latihan.

Pasca tidak lagi menggunakan tempat latihan di Pahoman, anggar harus berbagi ruang di Gedung B bersama cabor lain, kondisi yang dinilai kurang sesuai mengingat karakter olahraga anggar yang membutuhkan peralatan khusus serta fokus tinggi.

Sebagai langkah antisipasi, KONI Lampung menyediakan lokasi latihan sementara di lantai dua Kantor KONI Provinsi Lampung, Gedung Sumpah Pemuda. Meski dengan fasilitas terbatas, solusi ini diharapkan mampu menjaga kontinuitas latihan atlet hingga PON Bela Diri Manado berlangsung.

“Saat ini fokus utama adalah PON Bela Diri Manado. Untuk keberlanjutan pembinaan, KONI akan mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga agar ke depan tersedia sarana latihan khusus bagi anggar,” kata Taufik.

Ketua ikatan anggar seluruh Indonesia (IKASI) Lampung, Watoni Noerdin, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian KONI terhadap cabor anggar.

Menurutnya, dukungan tersebut memberi semangat bagi atlet dan pelatih untuk tetap fokus berlatih dan meningkatkan performa.

Menjelang PON Bela Diri Manado, IKASI Lampung menargetkan hasil terbaik. Pengalaman berlaga di berbagai kejuaraan terbuka nasional menjadi modal penting, terutama untuk menambah jam terbang dan menguatkan mental atlet.

“Kami akan tampil maksimal dan berharap bisa menyumbangkan medali untuk Lampung. Secara teknis atlet sudah siap, tinggal memantapkan mental dan konsistensi bertanding,” ujar Watoni.

Melalui evaluasi tersebut, KONI Lampung berharap seluruh cabor bela diri, termasuk anggar, dapat tampil kompetitif dan memberikan kontribusi prestasi terbaik pada PON Bela Diri Manado. (Hms)