PDI-P Metro Paling Banyak Terima Dana Hibah Parpol

METRO – Partai Politik (Parpol) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Metro paling banyak menerima kucuran dana hibah dari APBD Metro dalam setiap tahunnya. Pasalnya , Parpol ini mendapat 4 kursi dengan perolehan suara terbanyak yakni 13.955 pada Pemilihan Legislatif  (Pileg) Kota Metro 2014 silam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesbangpol Kota Metro Nur Elman didamping Kepala Sesi Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kota Metro Ketut Partito membenarkan hal tersebut. Ia mengungkapkan, dana yang diberikan ke PDIP sebesar Rp 122.971.460, dengan rincian per suara masing-masing Parpol  dihargai Rp 8.812.

Selanjutnya, Partai Gerindra menerima dana hibah Rp 116.618.008, disusul Partai Demokrat Rp107.788.384, lalu Partai Golongan Karya (Golkar) Rp 95.610.200, Partai Amanat Nasional (PAN) Rp 84.859.569, Partai Keadilan Sosial (PKS) Rp 61.393.204, Partai Kebangkitan Bnagsa (PKB) Rp 54.854.700, Partai Nasioanl Demokrat Rp 54.449.348, dan Partai Hanura Rp 39.935.984.

“Jadi nilainya ditentukan saat perolehan suara, masing-masing parpol dihargai  Rp 8.812. Pokonya dana yang paling besar diterima PDI-Perjuangan. Dana keseluruhan yang diterima 9 Parpol itu mencapai Rp 738 juta,” ungkapnya, Selasa (17/7/2018).

Lebih lanjut, kata Partito dalam pemberian bantuan Kesbangpol mengacu pada  Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Perubahan kedua atas  PP Nomor  5 Tahun 2009 Tentang Bantuan Keuangan Parpol. Dan Permendagri No. 36 Tahun 2018 tentang tata cara perhitungan penganggaran dalam APBD tertib administrasi. Pengajuan Penyaluran dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Banpol.

“Jadi Parpol wajib menjalankan amanat tersebut 60 persen untuk pendidikan politik, dan 40 persennya lagi untuk keperluan oprasional seketariat parpol. Dari 9 parpol  tersebut sudah clear LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) dan sudah keluar semua hasil audit dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) sejak awal Maret 2018 lalu. Artinya tidak ada kendala dan semua parpol di Kota Metro taat dengan aturan yang berlaku,”pungkasnya. (Red)