Polres Tegaskan Isu Penculikan di Metro Hoax

METRO –  Polres Metro memastikan dugaan kasus penculikan yang beredar di Medsos adalah tidak benar.

Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik melalui Kasat Reskrim  AKP Try Maradona menuturkan,  anak tersebut tidak diculik melainkan dibawa pergi oleh ibu kandungnya.

“Kronologisnya begini. Seorang ibu atas nama Kusuma Wardani umur 37 tahun, warga Kelurahan Adirejo, Kec. Pekalongan, Kab. Lampung Timur merupakan ibu kandung dari kedua anak yang diinformasikan telah diculik. Berdasarkan Keterangan dari orangtua Kusuma, bahwa Kusuma tidak pulang  selama 3 hari. Mulai dari hari Sabtu tanggal 29 September 2018. Dia dikabarkan pergi menggunakan motor Honda Beat warna hitam dengan membawa 2 orang anak kandungnya yang masing-masing bernama Sadira Lukna Azizah umur 6 tahun dan Kenzi Yafik Siswanto umur 13 bulan,” jelasnya.

AKP Try juga menceritakan, pihak keluarga Kusuma yakni Kumala Puspita Sari dan Junaidah berusaha mencari dan menemukan Kusuma beserta buah hatinya di bank BRI, Jalan Diponegoro Metro Pusat bersama 3 orang laki-laki tak dikenal dengan menggunakan mobil jenis Avanza warna biru muda (telor asin).

“Kemudian saudari Kumala dan Junaidah ini mencoba menarik kedua anak tersebut namun dipertahankan oleh Kusuma. Dan anak yang berhasil diambil keluarganya ini adalah atas nama Kenzi Yafik. Sementara anak atas nama Safira Lukna Azizah ini berhasil dibawa oleh ibunya dan pergi ke arah Lampung Selatan bersama 3 orang yang tak dikenal tersebut,” bebernya.

Atas dasar penyelidikan tersebut, Polres Metro menyimpulkan bahwa berita itu bukan isu penculikan melainkan dibawa ibu kandungnya sendiri bersama 3 orang pria yang belum dikenal oleh pihak keluarga.

“Dalam persoalan ini, status Kusuma adalah janda dengan 2 orang anak dan masih tinggal bersama dengan orangtua kandungnya yang membuat status di FB tersebut. Menurut info dari pihak keluarga dalam beberapa waktu ini Kusuma sering berkomunikasi dengan pria yang baru dikenal melalui FB, bahkan Kusuma ini sering mentransfer uang kepada pria tersebut. Dan orangtua Kusuma tidak mengetahui status hubungan mereka sehingga dari pihak keluarga tidak suka dengan Kusuma yang berhubungan dengan pria tersebut, sehingga mereka ingin membatasi supaya Kusuma tidak terjebak hubungan gelap,” terangnya.

Try juga mengungkapkan alasan pihak keluarga memposting informasi tersebut ke media sosial.

“Tujuan mereka share berita tersebut supaya Kusuma dan anak-anaknya bisa dibawa kembali ke rumah orangtuanya, dan tidak terlalu jauh berhubungan dengan pria yang baru dikenal dan belum diketahui keluarganya tersebut,” tandasnya. (Arby)