Polisi Ciduk Penghina Herman HN Via FB

BANDARLAMPUNG – Lantaran dinilai menghina pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung nomor urut 2 Herman HN-Sutono, pemilik akun bodong bernama “Fitrah Wong” diciduk polisi. Kasubdit II T Pidana Perbankan dan Cyber Crime Krimsus Polda Lampung, Kompol I Ketut Suryana mengatakan, pelaku bernama Suyanto alias Eling (37), warga Sidomulyo, Lampung Selatan. Tindakan tersangka Suyanto melalui status Facebook (Fb) mengunggah tulisan bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dan ujaran kebencian (hate speech).

“Tersangka menyebarkan konten tulisan ujaran kebencian dan SARA di grup Facebook Lampung Memilih Gubernur pada 21 April 2018 lalu,” kata I Ketut Suryana pada Senin (7/5/2018) sebagaimana dikutip dari kompas.com.

Dalam statusnya, pelaku menghina Herman HN, calon Gubernur Lampung, tidak cerdas dan menilai warga Lampung juga tidak cerdas jika kelak memilihnya dalam pesta demokrasi Juni mendatang. Akun Facebook bodong itu semula bernama “AnitaSari” yang sudah diubahnya terlebih dahulu jadi akun bernama “Fitrah Wong”.

Pelaku mengaku sudah lama aktif dalam grup Facebook tersebut memakai identitas akun bodongnya.  “Status yang disebar lewat Facebook itu diposting tersangka dari rumahnya menggunakan ponsel android,” katanya lagi.

Jadi selain menangkap tersangka, polisi juga menyita satu unit ponsel android Samsung Galaxy J2 Prime hitam dan selembar foto capture postingan yang diunggah tersangka lewat akun FB Fitrah Wong. Pelaku dikenakan dua pasal sekaligus. Yakni Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman maksimal enam tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Kemudian dikenakan Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b angka 1 UU Nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dengan ancaman penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp 500 juta.

Pemilihan calon kepala daerah di Provinsi Lampung diikuti empat pasangan calon. Secara berurutan pasangan calon tersebut adalah Ridho Ficardo-Bachtiar Basri, Herman HN-Satono, Arinal Junaidi-Chusnunia Chalim dan Mustafa-Ahmad Jajuli.(net)