Alzier : Nizwar Affandi Ini Saksi Mahkota

Termasuk Salahsatu Pimpinan Dewan

BANDARLAMPUNG – Mantan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung M. Alzier Dianis Thabranie, akhirnya angkat suara. Ini terkait pertemuannya dengan beberapa aktifis di kediamannya di Jl. Arief Rahman Hakim, Bandarlampung. Antara lain dengan Nizwar Affandi dan Rakhmat Husien.

“Dalam pertemuan dengan Nizwar Affandi dan Rakhmat Husein kami membicarakan masalah dinamika terkini perpolitikan di Lampung. Salahsatunya mengenai rekam jejak salahsatu kandidat calon Gubernur (Cagub) Lampung,” terang Alzier.

Sayangnya Alzier masih enggan untuk mengungkapkan secara detil mengenai maksud rekam jejak dan siapa nama calon gubernur yang dituju.

“Yang pasti jika persoalan ini sampai keaparat penegak hukum, saudara Nizwar Affandi ini merupakan salahsatu saksi mahkota. Ada lagi saksi kunci lainnya yakni salahsatu pimpinan dewan,” tegas Alzier tanpa merinci pimpinan dewan yang dimaksud apakah dari DPR/DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota.

“Jadi tunggu saja waktu. Jika tidak ada itikad baik, saya tidak akan segan-segan membawa masalah yang bisa menyeret nama-nama tokoh politik dan kepala daerah di Lampung ini ke aparat penegak hukum. Dan alhamdulillah, saudara Nizwar Affandi ternyata bersedia menjadi saksi mahkota dalam persoalan ini,” tandasnya.

Seperti diketahui di media sosial (medsos) ramai beredar foto-foto Alzier bersama aktivis Lampung, Nizwar Affandi dan Rakhmat Husien.

Usut punya usut ternyata foto ini diambil Sabtu (31/3) saat mereka menggelar pertemuan bersama di rumah Alzier di Jl. Arief Rahman Hakim, Bandarlampung.

Nizwar Affandi sendiri kepada beberapa media online tidak membantah soal pertemuan ini. Dia mengatakan bahwa tidak ada yang istimewa dalam pertemuan dengan Alzier. Alasannya ia biasa bersilaturrahmi dengan teman-temannya dan para senior.

“Soal sikap dan pilihan politik boleh-boleh saja berbeda, tetapi silaturrahim mesti terjaga,” kata Affan.

Masih kata Affan, dalam konteks pilgub sekalipun, dirinya tidak perlu ada yang berubah dalam silaturrahim.

“Kalau dengan para senior dan teman-teman yang kebetulan hari ini berbeda partai atau berbeda pilihan cagub saja kita bisa saling mengunjungi dan bersilaturrahim, masak iya sebagai sesama kader Golkar (apalagi sesama ketua kino) saya harus memutuskan silaturrahim. Silaturrahmi harus tetap dijaga, apalagi sesama senior,” ujar Affan.

Sementara, Rakhmat Husien yang merupakan orang dekat Calon Gubernur Herman HN kepada berbagai media online juga membenarkan tentang adanya pertemuan ini.(red/net)