Polres Metro Segera Buru Oknum Jukir Pungli

METRO – Aparat kepolisian segera menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pungutan liar (Pungli) di area parkiran Metro Expo 2018 di Samber Park. Polisi akan segera memburu oknum Juru Parkir (Jukir) yang terbukti melakukan pungutan melebihi ketentuan peraturan daerah (Perda).

Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik menegaskan penarikan retribusi yang diluar ketentuan perda merupakan bentuk pelanggaran dan merupakan ranah Tim Saber Pungli. Pihaknya berjanji akan secepatnya berkoordinasi dengan dinas terkait guna mengecek petugas yang diberikan mandat mengelola parkir di area kegiatan Metro Expo 2018.

“Upaya kita, kita akan lakukan koordinasi dengan Dishub terutama yang menangani parkir untuk mengecek personel yang diturunkan dalam kelola parkir. Apabila ditemukan pelanggaran maka akan kami tindak sesuai perundangan yang berlaku,” ucap Kapolres Metro kepada BE 1 Lampung.

Kapolres juga memastikan secepatnya akan menindaklanjuti keluhan para masyarakat Metro terkait penarikan jasa parkir di Samber Park yang dinilai syarat akan pungli. Pihaknya juga akan mencari oknum-oknum yang melakukan penarikan tersebut.  “Ya pasti, besok akan kita tindaklanjuti,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kemariahan Metro Expo 2018 ternyata tak begitu menarik antusiasme masyarakat. Sepinya pengunjung bisa jadi dipicu oleh biaya parkir ‘selangit’ yang dirasa memberatkan masyarakat.

Hal tersebut terlihat dari besaran jasa parkir kendaraan yang di luar kewajaran dan melebihi batas tarif yang ditetapkan dalam Perda Retribusi Jasa Parkir. Atusiasme warga menyaksikan euforia HUT Kota Metro ke 81 di Samber Park itupun tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Jika berdasarkan Perda, kenaikan tarif parkir yang terjadi di Metro Expo 2018 atau Metro Fair tersebut nilainya empat kali lipat. Untuk sepeda motor misalnya, yang seharusnya dibanderol Rp1.000, kini menjadi Rp5.000.

Lebih parah tarif parkir yang harus dibayar pengendara mobil. Pengendara digetok hingga Rp10.000 jika mau menyaksikan pesta rakyat di Samber Park. Jauh dari ketentuan Perda yang sesungguhnya hanya Rp2.000 saja. (Arby)