Pesan Haru Mukhlis Basri Usai Melantik Peratin Pekon

LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat (Lambar), Mukhlis Basri, kembali berkesempatan melantik sejumlah kepala pekon. Kesempatan itu juga menjadi ajang pamit untuknya.

Atas nama pribadi dan keluarga, Mukhlis menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan jajaran pemerintahan pekon atas dukungan serta kerjasamanya selama dia memimpin  kabupaten Lampung Barat.

“Bulan Desember mendatang adalah berakhirnya masa jabatan bupati dan wakil bupati Lampung Barat. Bupati  beserta keluarga undur diri dan mengucapkan permohonan maaf jika selama memimpin ada hal-hal yang kurang berkenan, atau belum dapat mewujudkan harapan dan keinginan masyarakat Lampung Barat yang saya cintai,” katanya haru.

“Banyak cerita suka maupun duka yang telah dilalui. Harapannya, ini dapat menjadi ladang amal saya dan jajaran pemerintahan dalam memberikan kemanfaatan yang luas bagi masyarakat dan daerah ini. Selain itu kiranya silaturrahmi kita semua akan tetap terjaga,” pesannya.

Diketahui, peratin pekon yang dilantik kemarin adalah Peratin Pekon Bumi Agung, Pekon Turgak, Pekon Hujung, Pekon Suka Makmur dan Pekon Pajar Agung Kecamatan Belalau.

Sementara untuk Kecamatan Batu Ketulis yaitu Peratin Pekon Bakhu, Pekon Way Ngison, Pekon Kubu Liku Jaya, Pekon Sumber Rejo dan Pekon Atar Kuwau.

Pelantikan juga dihadiri Ketua DPRD Edi Novial S.Kom., anggota DPRD, Pj. Sekdakab Lambar, asisten bupati, staf ahli, kepala OPD, PKK dan dharma wanita, camat dan masyarakat.

“Jabatan yang  diemban ini adalah amanah dan kehormatan dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab,” pesan Mukhlis Basri.

Kata dia, tugas pertama sebagai peratin adalah kembali merajut tali persaudaraan di antara sesama warga, agar perbedaan aspirasi selama masa pemilihan tidak berkembang ke arah perpecahan yang akan merugikan semua pihak.

“Kepemimpinan dan peran peratin dalam pembangunan sangat penting, karena posisinya sebagai aparat pemerintah yang terdekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten terus berupaya meningkatkan kemampuan perangkat pekon agar dapat menjalankan pemerintahan secara lebih baik,” pungkasnya.(zul)