BANDAR LAMPUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung mempertanyakan kelanjutan pembangunan fasilitas olahraga pengganti GOR Saburai yang hingga kini belum terealisasi.

Padahal, GOR lama yang robohkan di era Gubernur Arinal Djunaidi kini telah berdiri Masjid Al-Bakri. Sementara pembangunan gedung olahraga Saburai  baru yang dijanjikan belum menunjukkan progres signifikan.

Wakil Ketua Umum II Riagus Ria,SE,MM menegaskan, kebutuhan akan fasilitas latihan menjadi semakin mendesak seiring padatnya agenda olahraga yang akan dihadapi dalam beberapa tahun ke depan. Mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan 2032, hingga event terdekat seperti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) tahun depan.

“Harapan kami jelas, pembangunan GOR baru harus segera direalisasikan. Saat ini atlet kita kekurangan tempat latihan yang representatif,” ujar dia Senin (27/4/2026).

Menurut dia, meski tiang pancang pembangunan telah dipasang, namun hingga kini belum ada kelanjutan pembangunan fisik di lapangan. Kondisi ini dinilai menghambat persiapan atlet yang membutuhkan fasilitas memadai untuk meningkatkan prestasi.

KONI juga menyebut telah mengusulkan kepada pemerintah daerah agar segera menindaklanjuti komitmen pembangunan tersebut. Terlebih, aset GOR Saburai merupakan milik pemerintah daerah yang prosesnya telah melalui pembahasan bersama DPRD dan Pemerintah.

“Kami menagih janji agar gedung olahraga pengganti segera dibangun. Ini penting untuk kepentingan pembinaan dan latihan atlet Lampung,” tegasnya.

KONI menekankan bahwa kesiapan infrastruktur olahraga menjadi faktor krusial dalam menghadapi berbagai event besar. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, dikhawatirkan performa atlet akan terdampak.

Dengan banyaknya agenda yang sudah di depan mata, KONI berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar pembangunan GOR baru dapat dipercepat dan dimanfaatkan oleh para atlet. (rls)