Gubernur Ridho Bakal Lepas Jenazah Adeham ke Peristirahatan Terakhir Badha Zhuhur

BANDARLAMPUNG – Jenazah Drs H. Adeham, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung, rencananya hari ini Kamis (25/1) usai Shalat Zhuhur akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka di Perumahan Griya Asri Blok H No 25, Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung sekitar pukul 10.00 WIB. Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo dijadwalkan akan langsung melepas alamarhum Adeham ke peristirahatan terakhirnya. Kepastian ini diungkapkan PLT Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Ir. H. Hamartoni Ahadis.

“Semua jadwal kunjungan kerja Gubernur Lampung, Ridho Ficardo di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat dipersingkat. Alasannya rencananya Gubernur hari ini akan datang langsung menghadiri dan mendoakan bapak Adeham di Pemakaman Keluarganya di Padang Cermin,” tutur Hamartoni.

Seperti diberitakan Lampung kehilangan putera terbaiknya. Adeham, Asisten II Pemprov Lampung berpulang ke pangkuan ilahi, Rabu 24 Januari 2018. Menurut pihak keluarga, almarhum Adeham meninggal pukul 13.50 WIB di Rumah Sakit Medistra Jakarta. Selama ini, Adeham memang dirawat karena penyakit yang dideritanya. Jenazah sendiri disemayamkan di kediamannya di Perumahan Griya Asri Blok H No 25, Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Sebelumnya Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam berbagai kesempatan selalu mengajak masyarakat Lampung mendoakan kesembuhan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan itu. Terakhir, Gubernur sempat membesuk Adeham beberapa waktu lalu dan almarhum terlihat membaik.

Namun, dalam hari-hari terakhir ini kesehatan Adeham memburuk dan harus mendapatkan perawatan intensif. Setelah dengan berbagai upaya, akhirnya Tuhan memberikan yang terbaik buat tokoh Lampung yang dipercaya Gubernur sebagai Ketua Tim Percepatan Jalan Tol Trans Sumatera ini.  Pada Oktober 2017 lalu, Adeham sempat dirawat di Ruang ICU Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.

Gubernur Ridho yang menjenguk Adeham saat itu meminta agar Tim Dokter memberikan pelayanan terbaik bagi Adeham. “Beliau Asisten yang konsisten dengan penugasan. Boleh dibilang 80% tugasnya mengurus Jalan Tol Trans Sumatera,” ujar Gubernur Ridho saat itu.

Kini, Adeham telah tiada. Namun, semangatnya sebagai birokrat sejati yang siap mengabdikan diri untuk kepentingan negara dan masyarakat harus terus dilanjutkan oleh generasi muda. Selamat jalan Pak Adehan. Doa kami menyertaimu (rls)