Tari Tor-tor Meriahkan Pelantikan Kepala Tiyuh di Tubaba

TULANGBAWANG BARAT- Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Hi. Umar Ahmad, SP kembali melantik delapan (8) kepala tiyuh/desa di dua Kecamatan, yakni Kecamatan  Tumijajar dan Kecamatan Tulangbawang Tengah hasil Pilkati serentak 10 Oktober 2018 lalu.

Pelantikan  tersebut merupakan lanjutan dari pelantikan tahap satu sembilan kepala/tiyuh di tiga kecamatan, yakni Batu Putih, Gunung Terang dan Kecamatan Lambu Kibang kemarin.

Pelantikan dan pengambilan sumpah yang pertama adalah  lima kepala tiyuh/desa terpilih yang berlansung di halaman Kantor Kecamatan Tumijajar, Rabu (14/11/2018) itu, ditandai dengan penyematan PIN oleh Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, kepada lima kepala tiyuh terpilih.

Setelah itu dilanjutkan pelantikan di Kecamatan Tulangbawang Tengah yang berlangsung di halaman kantor kepala Tiyuh Pulung Kencana. Adapun yang dilantik di kecamatan ini berjumlah tiga orang yakni kepala Tiyuh terpilih Pulung Kencana Hendrawan, Kepala Tiyuh terpilih Bandar Dewa Anwar dan Kepala Tiyuh terpilih Menggala Mas Sulminadi.

Yang menarik saat pelantikan kepala Tiyuh di Kecamatan Tulangbawang Tengah adalah hadirnya penari tor tor, yakni tarian khas Batak yang dibawakan oleh anak anak murid  salah satu sekolah dasar (SD) yang ada di Pulung Kencana. Suasana tambah meriah mana kala ibu Bupati Tulangbawang Barat Cornelia Umar turut menari bersama anak-anak SD tersebut  yang kemudian diikuti oleh  ibu ibu PKK yang lainnya.

Usai pelantikan, Bupati Umar Ahmad berpesan kepada para kepala tiyuh (Kades) yang baru dilantik sebagai proses awal mengabdikan diri kepada masyarakat, sesuai dengan pilsafah ‘Nemen Nedes Nerimo’. “Duduk sama rendah berdiri sama tinggi,” kata Bupati.

Kata Umar, tahun 2019 selain fokus pada infrastruktur juga akan menjadi prioritas pembangunan karakter di bidang pendidikan, khususnya membangun struktur pikiran pelajar SD dan SMP, untuk mengubah cara berpikir yang dimulai dari pelajar.

“Ubah mindset. Karena masa depan tergantung pada generasi penerus, kepala tiyuh harus bisa merevolusi diri. Dengan membenahi cara kerja agar semuanya dapat berjalan dalam koridor dan ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati.

Tenaga pengajar Tubaba Cerdas, tahun 2019 akan ditambah sebanyak 197 pengajar yang akan bertugas disetiap sekolah dasar. Selain itu juga akan didatang guru-guru seni yang sudah  berkompeten di Tubaba.

Ia berpesan, agar kepala tiyuh terpilih dapat memantapkan tata laksana sistem administrasi yang tertib dan rapi. Menjalin kerjasama dan koordinasi dengan OPD terkait. Memahami konsep otonomi desa, tidak pilih kasih dalam melayani masyarakat.

Kemudian melaksanakan tertib administrasi keuangan desa, termasuk pemanfaatan dana desa sesuai petunjuk teknis. Bekerja jujur sesuai prosedur. Berlomba lomba untuk menata, memperelok dan memperindah desanya sehingga jadi desa yang terdepan di Tubaba. “Selamat untuk semua Kati terpilih,” tandasnya.

Lebih lanjut Bupati Umar Ahmad mengatakan bahwa tahun 2019 kabupaten tubaba akan ada program yang bernama Mantra yakni Mantap dan sejahtera tulang bawang barat yaitu program sosial yg diberikan oleh pemerintah kabupaten tulang bawang barat yang akan dilaksanakan oleh Dinas sosial yang mana program ini akan mengakomodir penduduk miskin berdasarkan BDT yg belum masuk program PKH.ujar Umar saat pelantikan kepala Tiyuh di kecamatan Tulang Bawang tengah.*(Zainal)