BANDARLAMPUNG – Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, Rabu, 22 April 2026 meresmikan Gedung Laboratorium Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila). Turut mendampingi Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Ketua Umum (Ketum) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FH Unila, Dr. Asri Agung Putra, S.H., M.H., Dekan FH Unila, Dr. M. Fakih, S.H., M.S dan Wakil Dekan II FH Unila, Dr. Budiyono, S.H., M.H.
Ikut hadir dalam acara ini, jajaran pimpinan universitas yakni Ketua Senat, para wakil Rektor, kepala biro, ketua lembaga, Para dekan, dan jajaran pejabat Pemkot Bandar Lampung. Serta advokat Agus Bhakti Nugroho, S.H., M.H., Pengurus KONI Provinsi Lampung, Rudi Antoni, S.H., M.H., Ketua Bawaslu Lampung, Iskardo P. Panggar S.H., M.H., dan tamu undangan lainnya.
Peresmian gedung ini menjadi upaya FH Unila dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik. Gedung laboratorium juga diharapkan tidak hanya digunakan untuk kegiatan akademik. Tapi juga menjadi tempat pengembangan keterampilan mahasiswa serta dapat dimanfaatkan oleh pihak eksternal yang bekerja sama dengan Unila.
“Saya harap gedung ini tidak hanya menjadi tempat praktik, tetapi juga mendukung kegiatan hukum yang memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa, baik program sarjana, magister, maupun doktor. Fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan oleh pihak eksternal, termasuk aparat penegak hukum,” ujar Rektor, Prof. Lusmeilia Afriani saat menyampaikan sambutannya.
Tak lupa, Rektor juga pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Bandar Lampung atas semua dukungan dalam pembangunan gedung, baik dari sisi infrastruktur maupun fasilitas yang tersedia.
Sementara itu, Ketum IKA FH Unila Dr. Asri Agung Putra, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkot Bandarlampung, dalam hal ini kepada Walikota Eva Dwiana. Pasalnya atas bantuannya, keberadaan Gedung laboratorium hukum dapat terwujud. Sehinggga nantinya keberadaan bisa memperkuat hubungan antara dunia akademik dan praktik di lapangan bagi para mahasiswa yang ada.
“Melalui fasilitas ini, mahasiswa dapat memadukan teori dengan praktik secara langsung bersama aparat penegak hukum, seperti kepolisian dan kejaksaan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan FH Unila. Selain itu yang membanggakan, saya sudah melihat beberapa gedung laboratorium hukum di beberapa kampus, termasuk Universitas Indonesia (UI). Tapi saya lihat gedung laboratorium FH Unila yang digagas dan dibangun Pemkot Bandarlampung ini lebih “wahh” dan megah,” ungkapnya.
Disisi lain, dalam sambutannya, Walikota Eva Dwiana, sangat berharap gedung ini memberikan manfaat luas. Tidak hanya bagi mahasiswa. Tapi juga bagi masyarakat , termasuk aparat pemerintahan dan aparat penegak hukum.
“Semoga gedung ini bermanfaat bagi Unila, masyarakat, serta dapat membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan di bidang hukum. Kami juga berharap kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” tuturnya.
Eva Dwiana pun berjanji akan memberikan bantuan kelengkapan berupa sarana dan prasarana serta fasilitas untuk menunjang keberadaan Gedung Labotorium FH Unila senilai Rp1 miliar.
“Selain itu, saya juga akan memberikan hibah 1 buah unit mobil untuk digunakan buat operasional Pengurus-Anggota IKA FH Unila,” pungkasnya.
Peresmian Gedung Laboratorium FH Unila sendiri ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Wali Kota, Rektor, Ketum IKA FH Unila, dan lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan berbagai fasilitas gedung.
Yakni meliputi ruang laboratorium hukum, ruang Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum, ruang Pusat Kajian Hukum Pancasila, ruang Pusat Kajian Kejaksaan dan Kepolisian, laboratorium komputer, serta pusat studi kepolisian yang bekerja sama dengan Polda Lampung.
“Kota Bandarlampung adalah wajah Pemerintah Provinsi Lampung. Karenanya saya mohon doa selalu, dukungan dan partisipasinya untuk kita bersama-sama membangun Kota Bandarlampung,” ajak Bunda Eva.(red)




















