BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjanjikan peningkatan sarana dan prasarana level nasional jelang berbagai even olahraga yang bakal digelar di Bumi Ruwa Jurai.
Begitu ditegaskan Sekdaprov Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung, Mirzani Djausal dalam rangkaian penyambutan tim visitasi dan verifikasi KONI Pusat ke Lampung di ruang rapat utama Gubernur Lampung, Rabu 15 April 2032.
“Pak Gubernur Mirzani Djausal berpesan bahwa pemerintah provinsi sangat mendukung dan akan terus membersamai KONI dan Dispora Lampung dalam rangka persiapan sebagai tuan rumah PON nanti. Meskipun waktunya masih cukup lama, namun dalam berbagai kesempatan Pemprov selalu berkomunikasi dengan semua pihak terkait untuk komitmen ini. Karena sangat serius,” katanya.
Marindo menambahkan, bahwa seperti yang diketahui belakangan ini, telah menyepakati kerjasama sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional PON XXIII tahun 2032 Lampung-Banten. Kolaborasi ini dilandasi oleh pendekatan historis posisi geografis dan strategis serta komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem olahraga yang kompetitif dan berkelanjutan.
“Pemerintah provinsi Lampung menyatakan komitmen penuh untuk mendukung dan mensukseskan penyelenggaraan PON XXIII tahun 2032 melalui integrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah penyediaan anggaran usaha bertahap dan akuntabel,” katanya.
Disamping itu, lanjut Marindo, akan ada peningkatan sarana dan prasarana olahraga itu dengan standar nasional.
Pelaksanaan PON memiliki dasar hukum yang kuat antara lain undang-undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2022 tentang keolahragaan serta kesepakatan bersama antara pemerintah provinsi Lampung dan pemerintah provinsi Banten mengenai pencalonan sebagai tuan rumah bersama.
Secara geografis provinsi Lampung memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang pulau Sumatera yang terhubung langsung dengan pulau Jawa. Pada identitas wilayah didukung oleh Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Pelabuhan Bakauheni serta Bandar Udara Raden Inten II.
Kedekatan jarak dengan Jakarta menjadi keunggulan tersendiri dalam mendukung mobilitas atlet pelatih dan ofisial.
Pemerintah provinsi Lampung terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak baik pusat maupun daerah, serta kabupaten-kota, Perguruan Tinggi, dunia usaha, media maupun sumber daya alam masyarakat dukungan layanan kesehatan, transportasi, akomodasi dan pariwisata.
KONI Bersinergi
Di tempat yang sama, ketua umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan secara massif dengan berbagai institusi termasuk untuk menggunakan fasilitas di kampus perguruan tinggi negeri maupun swasta, dalam rangka melengkapi sarana dan prasarana pertandingan.
“Alhamdulillah dukungan yang terus mengalir dan memiliki semangat kebersamaan dari para rector perguruan tinggi negeri dan swasta di Lampung memberikan dorongan semangat kami lebih besar. Karena bagaimanapun kami memerlukan dukungan dari semua elemen masyarakat dalam persiapannya. Karena kami sadar bahwa menjadi tuan rumah PON tidak mudah,” ungkap Taufik.
Oleh karenanya, lanjut Taufik, KONI Provinsi terus menggalang komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder yang relevan dalam mempersiapkan segala sesuatunya untuk memenuhi standarisasi berbagai venue olahraga yang layak untuk setingkat PON.
Taufik juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi yang dengan dukungannya selama ini memberikan penguatan mentak dan semangat untuk terus berupaya menjadi tuan rumah yang baik dan memenuhi persyaratan dan aturannya. (tim)




















